Senin, 24 September 2018

Autobiografi


            Perkenalkan, nama saya Sesha Eka Oktarina. Saya biasa dipanggil Sesha oleh teman-teman. Saya lahir di Brebes, pada tanggal 29 Oktober tahun 1997. Saya adalah anak pertama dari 0 bersaudara atau bisa dibilang saya ini anak semata wayang atau anak tunggal. Saya berasal dari kota Tegal dan saat ini tengah merantau melanjutkan pendidikan di kota orang yaitu kota Semarang.
            Ketika berumur 4 tahun, saya mulai bersekolah di TK Cendrawasih dan diumur ke 5 saya pindah sekolah di TK Tunas Muda Islamiyah, kedua TK tersebut masih berada di kota yang sama yaitu Tegal, hanya saja jarak sekolah yang sedikit lebih jauh membuat kedua orang tua  memutuskan saya untuk pindah sekolah. Setelah saya lulus dari TK,  di tahun 2004 di umur saya yang ke  7 saya meneruskan pendidikan saya di salah satu sekolah dasar yang cukup favorit yaitu di SDN MANGKUKUSUMAN 7  kota Tegal. Saya cukup aktif mengikuti kegiatan selama saya masih duduk di sekolah dasar. Saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pencak silat, bahkan pernah mengikuti dan memenangkan lomba pencak silat yang pernah diselenggarakan di kota Tegal. Saya juga mengikuti lomba paduan suara tingkat kota.
            Pada tahun 2008/2009 saya lulus dari SD dan melanjutkan ke SMPN 14 Tegal. Saat SMP saya cukup aktif mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR), dan pernah mengikuti  kegiatan JUMBARA (Jumpa Bhakti Gembira). Jumbara merupakan sebuah kegiatan besar yang diselenggarakan oleh PMI. Saya cukup aktif mengikuti kegiatan PMR hingga saya lulus dari SMP.
            Setelah lulus dari SMP saya melanjutkan di sekolah kejuruan, SMK N 1 Tegal merupakan sekolah kejuruan wanita di kota Tegal, dan saya  mengambil  jurusan Tata Boga. Sekolah kejuruan pastinya mengharuskan siswanya untuk melaksanakan kegiatan PKL (praktik kerja lapangan) atau magang, di mana siswa akan berada di industri kerja selama kurang lebih empat bulan untuk mengetahui kondisi bekerja di lapangan kerja yang sebenarnya dan menerapkan semua pengetahuannya yang telah didapat.  Pada saat saya duduk di bangku kelas XI saya melaksanakan kegiatan magang tersebut selama empat bulan. Saya memilih untuk melaksanakan kegiatan magang di luar kota, yaitu di Semarang. Hotel Dafam Semarang menjadi tempat saya melaksanakan kegiatan magang selama empat bulan agar saya bisa menerapkan semua ilmu yang saya dapatkan di lingkungan kerja yang sesungguhnya.
            Lulus dari SMK, awalnya saya berniat untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya dengan mengambil jurusan yang sama yaitu jurusan Pendidikan Tata Boga, namun rupanya semua tak berjalan sesuai dengan rencana. Saya tidak diterima di jurusan tersebut, tapi hal itu tidak mematahkan semangat saya untuk melanjutkan pendidikan. Setelah lulus dari SMK saya memilih untuk melanjutkan sekolah dengan pilihan jurusan lain, dan allhamdulillah sekarang saya melanjutkan di Universitas PGRI Semarang dengan mengambil prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Saat ini saya berada di semester 7, tinggal menunggu waktu untuk lulus dari kampus tercinta ini dan berada di kehidupan yang sebenarnya.
            Berbicara tentang hobi, saya sebenarnya tidak punya hobi yang cukup spesifik. Sejak kecil saya suka menggambar, namun kegiatan menggambar saya tidak saya tekuni. Saya suka mencoba membuat suatu kerajinan yang berasal dari kertas lipat membentuk sebuah bunga misalnya, sebut saja origami. Saya juga suka menonton film lokal maupun film luar dan juga menonton drama korea.
            Bulan September, tanggal 8 kemarin saya baru menyelesaikan kegiatan magang 3 di SMK Pelita Nusantara 2 Semarang. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan. Kegiatan magang 3 kemarin memberikan banyak pengalaman bagi saya terutama pengalaman bagaimana mengajar dan menjadi guru yang nantinya menjadi bekal untuk saya jika saya menjadi guru nantinya. Harapan saya kelak adalah membahagaiakan orang tua saya terutama Ibu dengan cara menjadi orang sukses. Motto yang selalu saya pegang ialah “Jangan lupa untuk bersyukur dan mengucapkan tiga kata ajaib, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar